Langsung ke konten utama

Postingan

Menampilkan postingan dari 2019
AKU, KAU, DIA & WAKTU Renungan Ku, dikala waktu Menyapa Dalam sendu, membuat diri ku tersadar dalam berfikir kuarang lebih 3 tahun lamanya betapa kau telah lupa dengan semua waktu yang telah berlalu dan membuat Mu menjadi orang asing dalam dunia ku. Ini cerita aku terhadap waktu yang mnyadarkan bahwa pada akhirnya sepantas apa Dia untuk Mu dan selayak apa Aku untuk Mu
SALAHMU JADI SALAHKU Cerita tentang aku dan kamu masih terus menyudutkanku. Secara tidak sengaja pertemuanku dengan mantan ketua panwascam maronge tahun 2018-2019 kami membahas tentang prospek seorang pengusaha diera modern, karena pada dasarnya pengusahalah yang patut digeluti pemuda pada era dunia global berdasarkan hasil kesimpulan dari apa yang kami bahas, sambil menikmati sekaleng TEB'S dan menikmati sebatang rokok seiring sentuhan angin membelai rambut dan terik matahari yang semakin membakar permukaan bumi sehingga menggerakkan lidah beliau untuk menanyakan tentang kehidupan asmaraku saat ini karena sbenarnya beliau sdah tau dan kenal siapa teman asmara saya,, dalam hembusan asap rokoknya yang membuat ruang duduk kami terasa sempit sehingga tanyapun terucap dari lisan beliau dan pada akhirnya menyudutkanku pada sisi kesalahan dan akan terus akulah yang akan bersalah krena pada dasarnya apapun masalah dalam kehidupan fana ini merupakan proses pendewasaan diri dan pesan palin...
"teruntuk ibu, mama, emak atau bagaimana seharusnya aku memanggilmu. saat ini aku hanya bisa berandai saja, bagaimana bentuk rupamu, bagaimana warna matamu, bagaimana caramu memandang aku. saat ini hanya ada kita berdua duduk di meja kayu berhadapan dan berbincang satu sama lain. baiklah aku akan memanggilmu emak saja.  emak jika saja bisa mengulang segala yang telah terjadi sudikah untuk sedikit saja memberikan alasan kepada sang pencipta untuk menunda masa kepulanganmu kepadaNYA sebentar saja sampai aku bisa membayangkan wajahmu. sampai aku bisa mengenang sedikit saja cerita yang pernah kita buat bersama. sampai aku tidak usah menebak-nebak seperi apa rasanya punya emak"